Biaya operasional excavator kelas 20 ton, termasuk biaya kepemilikan, solar, dan operator, dalam contoh ilustrasi kami berada di kisaran Rp 450.000-500.000 per jam pada 200 jam kerja per bulan. Solar adalah pos terbesar, tetapi pos yang paling sering membuat pemilik rugi adalah cadangan undercarriage, GET, dan downtime yang tidak dihitung. Artikel ini merinci setiap pos, menunjukkan mana yang biasanya diremehkan, dan cara memantaunya setiap bulan.
Intisari
- Biaya per jam terdiri dari biaya kepemilikan (penyusutan, bunga, asuransi) dan biaya operasional (solar, operator, servis, aus, perbaikan).
- Solar biasanya sekitar 40% dari total biaya per jam excavator 20 ton.
- Undercarriage, GET, dan downtime adalah pos yang paling sering diremehkan.
- Pilihan part dihitung per jam umur pakai, bukan per harga beli.
- Catat biaya aktual per unit setiap bulan agar asumsi tarif dan anggaran tetap akurat.
Berapa biaya operasional excavator 20 ton per jam?
Tabel berikut adalah contoh hitungan untuk excavator kelas 20 ton seperti PC200, CAT 320, ZX200, atau SK200, bekerja 200 jam per bulan, dibeli baru dan dipakai 5 tahun. Angka ini berlaku untuk sektor apa pun: tambang, kebun, konstruksi, atau proyek sendiri. Gunakan struktur tabelnya, lalu ganti angkanya dengan data unit Anda.
| Kelompok | Pos biaya | Dasar hitungan (ilustrasi) | Per jam (ilustrasi) |
|---|---|---|---|
| Kepemilikan | Penyusutan | (Rp 1,8 miliar - nilai sisa Rp 720 juta) / 12.000 jam | Rp 90.000 |
| Kepemilikan | Bunga pembiayaan | Rata-rata bunga leasing per tahun / 2.400 jam | Rp 30.000 |
| Kepemilikan | Asuransi dan administrasi | Premi dan biaya tahunan / 2.400 jam | Rp 10.000 |
| Operasional | Solar | 14 liter x Rp 14.000 | Rp 196.000 |
| Operasional | Operator dan helper | Rp 10 juta per bulan / 200 jam | Rp 50.000 |
| Operasional | Oli, grease, filter | Servis 250/500/1.000/2.000 jam | Rp 20.000 |
| Operasional | Cadangan undercarriage | Sekitar Rp 140 juta / 5.000 jam | Rp 28.000 |
| Operasional | Cadangan GET | Kuku, adapter, pin, cutting edge bucket | Rp 10.000 |
| Operasional | Cadangan perbaikan | Hidrolik, engine, final drive, listrik | Rp 40.000 |
| Total | sekitar Rp 474.000 |
Pos biaya mana yang paling sering diremehkan?
1. Cadangan undercarriage
Undercarriage bisa menyumbang hingga sekitar 50% biaya perbaikan dan perawatan alat bertrack sepanjang umurnya. Masalahnya, biaya ini hampir tidak terlihat di tahun pertama, lalu datang sekaligus saat rantai, roller, idler, dan sprocket harus diganti. Medan berbatu, berpasir basah, atau lumpur abrasif bisa memangkas umur undercarriage jauh di bawah asumsi 5.000 jam.
2. GET: kuku bucket dan adapter
Kuku bucket di material abrasif seperti pasir kuarsa atau batu bisa habis dalam beberapa ratus jam. Pemilik yang menunda penggantian kuku sering akhirnya harus mengganti adapter dan memperbaiki lip bucket, yang jauh lebih mahal. Bucket yang tumpul juga membuat siklus gali lebih lama dan solar lebih boros.
3. Downtime
Downtime tidak muncul di tabel biaya, tetapi menghapus pendapatan. Unit yang berhenti 5 hari menunggu roller kehilangan sekitar 40-50 jam kerja. Pada tarif ilustrasi Rp 370.000 per jam, itu sekitar Rp 15-18 juta pendapatan hilang, belum termasuk denda atau risiko kehilangan kontrak. Hitungan lengkapnya ada di artikel kerugian downtime alat berat per hari.
4. Jam kerja yang lebih rendah dari rencana
Biaya kepemilikan tetap berjalan per bulan. Jika unit hanya bekerja 150 jam, bukan 200 jam, biaya kepemilikan per jam naik dari sekitar Rp 130.000 menjadi sekitar Rp 173.000 dalam contoh ini.
Kapan biaya besar biasanya datang?
- Setiap 250-500 jam
Servis berkala
Oli mesin, filter, grease; ukur undercarriage dan cek kuku bucket.
- Ratusan jam
Penggantian kuku bucket
Sangat bergantung pada material; makin abrasif makin cepat.
- Ribuan jam
Pin, bushing bucket, cutting edge bucket
Termasuk perbaikan las pada bucket.
- Sekitar 4.000-6.000 jam
Penggantian undercarriage
Rantai, roller, sprocket, dan idler; bisa lebih cepat di medan berat.
- Di atas 10.000 jam
Overhaul komponen besar
Pompa hidrolik, engine, final drive sesuai kondisi.
Catatan
Rentang jam di atas adalah gambaran umum. Gunakan data pengukuran dan riwayat unit Anda sendiri untuk menyusun jadwal yang akurat.
Bagaimana pilihan sparepart mengubah biaya per jam?
Part yang lebih murah belum tentu lebih hemat. Yang menentukan adalah biaya per jam umur pakai, ditambah risiko downtime bila part gagal lebih awal.
| Opsi undercarriage (ilustrasi) | Biaya set + pasang | Perkiraan umur | Biaya per jam | Catatan |
|---|---|---|---|---|
| Opsi A: original | Rp 200 juta | 6.000 jam | sekitar Rp 33.000 | Umur panjang, harga tertinggi |
| Opsi B: aftermarket berkualitas | Rp 140 juta | 5.000 jam | Rp 28.000 | Seimbang antara harga dan umur |
| Opsi C: part murah tanpa data | Rp 100 juta | 2.500 jam | Rp 40.000 | Termurah di awal, termahal per jam, risiko downtime |
Dari contoh ini terlihat bahwa opsi termurah di faktur bisa menjadi yang paling mahal per jam. Untuk unit rental atau proyek dengan medan sedang, aftermarket berkualitas dengan data material dan kekerasan yang jelas sering memberi biaya per jam paling rendah. Untuk medan sangat berat atau unit yang tidak boleh berhenti, original atau aftermarket premium bisa lebih tepat.
Apakah biaya per jam sama di semua jenis pekerjaan?
Tidak. Struktur biayanya sama, tetapi porsinya bergeser mengikuti medan dan material. Pekerjaan tanah lunak di perkebunan biasanya ringan untuk undercarriage dan kuku bucket, sementara galian batu, pasir kuarsa, atau material basah yang abrasif bisa menggandakan biaya aus. Medan berlumpur dan lengket juga menambah beban pada roller dan sprocket karena material menumpuk di rangka track.
| Kondisi kerja | Solar | Undercarriage | GET |
|---|---|---|---|
| Tanah lunak, kebun, galian ringan | Rendah sampai sedang | Normal | Rendah |
| Konstruksi campuran, timbunan | Sedang | Normal sampai tinggi | Sedang |
| Pasir basah, kerikil sungai, kuarsa | Sedang | Tinggi | Tinggi |
| Batu, quarry, tambang keras | Tinggi | Tinggi | Sangat tinggi |
Bagaimana memantau biaya operasional setiap bulan?
- 1
Catat hour meter awal dan akhir bulan
Ini menjadi pembagi semua biaya per jam.
- 2
Catat solar per pengisian
Hitung liter per jam setiap minggu; lonjakan konsumsi sering menandakan masalah mesin, operator, atau kebocoran.
- 3
Kumpulkan semua faktur part dan servis per unit
Pisahkan menjadi servis rutin, undercarriage, GET, dan perbaikan.
- 4
Bandingkan dengan cadangan per jam
Jika pengeluaran aktual lebih besar dari cadangan, revisi asumsi tarif atau anggaran.
- 5
Catat jam downtime dan penyebabnya
Downtime karena menunggu part adalah tanda stok atau pemasok perlu diperbaiki.
- Hour meter per unit per bulan
- Liter solar dan liter per jam
- Biaya servis rutin per jam
- Hasil ukur undercarriage dan perkiraan sisa umur
- Jumlah set kuku bucket terpakai
- Jam downtime dan penyebab
- Total biaya aktual per jam dibanding asumsi
Turunkan biaya per jam dengan sparepart yang tepat dari PT SMC
Undercarriage dan GET adalah pos biaya yang paling bisa dikendalikan melalui pilihan part dan ketersediaan stok. PT SMC menyediakan track link, track shoe, roller, idler, sprocket, kuku bucket, adapter, dan cutting edge untuk excavator 20 ton dari berbagai merek, dengan pengiriman dari gudang Jakarta Barat ke seluruh Indonesia. Hubungi tim PT SMC via WhatsApp dengan model unit atau part number untuk cek stok, harga, dan ongkos kirim.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Mau cek stok atau harga Track Link Assy?
Kirim part number atau model unit Anda. Kami balas dengan stok, harga, dan estimasi pengiriman.
Chat WhatsApp

