Kembali ke semua artikel

Beli Excavator Baru atau Bekas untuk Usaha? Hitungan dan Checklist

Bagikan𝕏
Beli Excavator Baru atau Bekas untuk Usaha? Hitungan dan Checklist
Daftar isi

Excavator baru cocok bila Anda punya kontrak jangka panjang dengan jam kerja tinggi dan butuh keandalan serta leasing yang mudah, sedangkan excavator bekas cocok untuk modal terbatas atau pekerjaan dengan jam lebih rendah, asalkan biaya perbaikan tersembunyinya dihitung sejak awal. Biaya tersembunyi terbesar pada unit bekas hampir selalu undercarriage. Artikel ini membandingkan keduanya dari sisi bisnis dan memberi checklist inspeksi unit bekas.

Intisari

  • Bandingkan harga efektif, yaitu harga beli ditambah biaya perbaikan segera, bukan harga di iklan.
  • Undercarriage unit bekas bisa membutuhkan anggaran puluhan sampai lebih dari seratus juta rupiah untuk kelas 20 ton.
  • Hour meter bisa diganti atau rusak; cocokkan dengan riwayat servis dan kondisi fisik.
  • Pilih merek dan tipe yang sparepart-nya mudah didapat di wilayah kerja Anda.
  • Unit baru unggul untuk utilisasi tinggi; unit bekas unggul bila modal terbatas dan inspeksinya teliti.

Apa perbedaan utama excavator baru dan bekas untuk usaha?

AspekExcavator baruExcavator bekas
Harga kelas 20 ton (ilustrasi)sekitar Rp 1,8 miliarsekitar Rp 700 juta-1,1 miliar untuk usia 5-8 tahun
PembiayaanLeasing lebih mudah, uang muka lebih rendahUmumnya dibatasi usia unit, uang muka lebih besar
KeandalanTinggi, ada garansi dari dealerTergantung riwayat dan perbaikan
Biaya perbaikan per jamRendah di tahun awalLebih tinggi dan kurang bisa diprediksi
Biaya segera setelah beliHampir tidak adaUndercarriage, GET, seal, dan perbaikan lain
PenyusutanBesar di tahun-tahun awalLebih landai
Waktu siap kerjaTergantung inden dealerBisa cepat bila kondisi baik
Harga adalah ilustrasi dan sangat bervariasi per merek, tipe, tahun, hour meter, dan kondisi.

Kapan excavator baru lebih masuk akal?

Unit baru masuk akal bila Anda sudah memegang kontrak dengan jam kerja tinggi, misalnya 200 jam atau lebih per bulan di site tambang atau proyek besar. Pada utilisasi setinggi itu, setiap jam downtime mahal, dan keandalan unit baru membayar selisih harganya. Banyak site tambang juga punya batas usia atau hour meter unit yang boleh masuk, sehingga unit terlalu tua tidak bisa ikut tender.

Kapan excavator bekas lebih masuk akal?

Unit bekas cocok untuk usaha yang baru mulai dengan modal terbatas, pekerjaan musiman, proyek kebun atau konstruksi dengan jam lebih rendah, atau sebagai unit cadangan dalam armada. Kuncinya adalah membeli unit yang tepat dengan harga yang sudah memperhitungkan semua perbaikan yang dibutuhkan.

Kelebihan excavator bekas

  • Modal awal jauh lebih kecil
  • Penyusutan lebih landai
  • Bisa langsung kerja bila kondisi baik
  • Cocok untuk jam kerja rendah sampai sedang

Kekurangan excavator bekas

  • Biaya tersembunyi, terutama undercarriage
  • Risiko hour meter tidak akurat
  • Pembiayaan lebih terbatas
  • Downtime lebih sering bila riwayat buruk
  • Bisa tidak lolos syarat usia unit di site tambang

Kenapa undercarriage adalah biaya tersembunyi terbesar?

Undercarriage bisa menyumbang hingga sekitar 50% biaya perbaikan dan perawatan alat bertrack. Pada unit bekas berusia 5-8 tahun, sangat mungkin undercarriage sudah diganti sekali dan sedang mendekati penggantian berikutnya. Penjual jarang menyebutkannya, dan pembeli yang hanya melihat mesin dan hidrolik sering terkejut beberapa bulan kemudian.

Cara paling sederhana untuk memasukkannya ke harga adalah memperkirakan persentase keausan, lalu mengubahnya menjadi sisa jam dan anggaran penggantian. Panduan teknis pengukurannya ada di artikel cara cek undercarriage excavator bekas sebelum beli.

Perkiraan keausan undercarriagePerkiraan sisa umur (ilustrasi)Anggaran yang disiapkan (ilustrasi)Sikap saat negosiasi
Sekitar 25%sekitar 3.500-3.750 jamsekitar Rp 35 jutaKondisi baik, cukup dicatat
Sekitar 50%sekitar 2.500 jamsekitar Rp 70 jutaMinta potongan sebagian
Sekitar 75%sekitar 1.250 jamsekitar Rp 105 jutaMinta potongan sebesar biaya ganti dalam waktu dekat
100% atau lebihHarus segera digantiRp 140 juta atau lebihHitung penuh, cek apakah sprocket dan idler ikut rusak
Ilustrasi untuk kelas 20 ton dengan asumsi set undercarriage beserta pemasangan sekitar Rp 140 juta dan umur sekitar 5.000 jam. Keausan tidak selalu linear dan sangat dipengaruhi medan.

Waspadai undercarriage yang dicat ulang

Rantai, roller, dan sprocket yang dicat ulang terlihat baru di foto, tetapi keausan tetap bisa diukur. Ukur pitch rantai, tinggi link, diameter roller, dan bentuk gigi sprocket, jangan menilai dari tampilan.

Checklist inspeksi excavator bekas sebelum beli

  • Riwayat servis dan faktur part, cocokkan dengan hour meter
  • Tanda pemakaian fisik: aus pedal, joystick, kursi, dan pin boom dibanding angka hour meter
  • Mesin: start dingin, asap, blow-by, suara, kebocoran oli
  • Hidrolik: kecepatan boom, arm, bucket, swing; kebocoran silinder dan selang
  • Final drive dan travel motor: suara, kebocoran, kemampuan jalan lurus
  • Swing bearing dan swing motor: gerak bebas atau bunyi
  • Undercarriage: pitch rantai, tinggi link, roller, carrier roller, idler, sprocket, track shoe, recoil
  • Bucket, kuku, adapter, dan pin bucket: retak, aus, oblak
  • Rangka dan boom: retak, bekas las perbaikan
  • Dokumen kepemilikan dan faktur asal unit lengkap dan sah

Bila memungkinkan, bawa mekanik independen dan lakukan uji kerja minimal satu sampai dua jam. Ambil sampel oli mesin dan hidrolik untuk analisis bila nilai transaksinya besar.

Bagaimana menghitung harga efektif unit bekas?

Komponen (ilustrasi)Unit bekas AUnit bekas B
Harga penawaranRp 850 jutaRp 950 juta
Undercarriage (keausan 75% vs 25%)Rp 105 jutaRp 35 juta
Kuku, adapter, perbaikan bucketRp 25 jutaRp 10 juta
Seal silinder dan perbaikan hidrolikRp 30 jutaRp 10 juta
Harga efektifRp 1,01 miliarRp 1,005 miliar
Contoh hitungan ilustrasi. Unit yang lebih murah di iklan belum tentu lebih murah setelah perbaikan.

Dalam contoh ini, unit A tampak Rp 100 juta lebih murah, tetapi setelah memperhitungkan perbaikan, harga efektif keduanya hampir sama. Unit B bahkan lebih baik karena bisa langsung kerja tanpa downtime perbaikan.

Merek apa yang sparepart-nya paling mudah didapat?

Untuk usaha, ketersediaan sparepart lebih penting daripada merek favorit. Tipe yang populer di Indonesia, seperti Komatsu PC200, CAT 320, Hitachi ZX200, dan Kobelco SK200, umumnya punya pilihan part original dan aftermarket yang luas untuk undercarriage, GET, filter, dan seal. Merek dan tipe yang lebih jarang bisa lebih murah dibeli, tetapi pastikan dulu Anda bisa mendapatkan track roller, sprocket, kuku bucket, dan filternya di wilayah kerja Anda dengan waktu tunggu yang wajar. Tanyakan ke pemasok part sebelum membeli unit, bukan sesudahnya.

Siapkan anggaran undercarriage unit Anda bersama PT SMC

Sebelum menawar unit bekas, Anda bisa menanyakan ketersediaan dan perkiraan harga undercarriage serta GET untuk tipe tersebut. PT SMC menyediakan track link, track shoe, roller, idler, sprocket, kuku bucket, dan adapter untuk Komatsu, CAT, Hitachi, Kobelco, dan merek lain, dengan pengiriman ke seluruh Indonesia. Hubungi tim PT SMC via WhatsApp dengan model dan serial number unit, kami bantu cek stok, harga, dan ongkos kirim ke lokasi Anda.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Mau cek stok atau harga Track Link Assy?

Kirim part number atau model unit Anda. Kami balas dengan stok, harga, dan estimasi pengiriman.

Chat WhatsApp