Edukasi Komponen10 Januari 20257 min baca

Fungsi dan Cara Kerja Track Link pada Excavator

Track link adalah tulang punggung sistem penggerak excavator. Tanpa rantai ini, tenaga dari final drive tidak akan pernah sampai ke tanah. Artikel ini membedah apa fungsi track link, bagaimana ia bekerja bersama pin, bushing, dan sprocket, serta apa saja tanda link mulai aus.

Fungsi dan Cara Kerja Track Link pada Excavator

Intisari

  • Track link berfungsi sebagai rantai penghubung yang mengubah putaran sprocket menjadi gerak maju-mundur unit.
  • Satu rangkaian track terdiri dari puluhan link yang disambung pin dan bushing — bukan komponen tunggal.
  • Keausan link ditandai pin journal yang mengecil, rail yang tajam, dan track yang sering kendur.

Track link adalah pelat baja tempa berbentuk huruf yang disusun berpasangan kiri-kanan, lalu disambung satu sama lain membentuk rantai tertutup melingkari undercarriage. Rantai inilah yang dilewati track roller di bagian bawah dan carrier roller di bagian atas, lalu digigit sprocket di belakang dan ditahan idler di depan. Posisinya menjadi penghubung antara seluruh komponen bergerak undercarriage.

Berbeda dengan rantai sepeda yang ringan, satu link excavator kelas PC200 bisa memiliki berat beberapa kilogram dan dirancang menahan beban impak dari batu, akar, dan permukaan keras secara terus-menerus sepanjang jam operasi.

Tenaga dimulai dari travel motor yang memutar final drive. Final drive memutar sprocket, dan gigi sprocket mengait bushing yang terpasang di antara link. Karena bushing terkunci pada link, dorongan sprocket memaksa seluruh rantai bergerak. Rantai yang melingkar inilah yang menggulung unit maju atau mundur — mirip tank.

Travel Motor
Final Drive
Sprocket
Bushing & Link
Track bergerak
Alur tenaga dari motor hingga rantai bergerak

Yang sering disalahpahami adalah menganggap track link sebagai satu benda. Faktanya, link hanyalah pelat sambungan; ia bekerja bersama pin (poros sambungan), bushing (selongsong yang digigit sprocket), dan track shoe yang dibaut di atas link sebagai pijakan ke tanah.

Komponen penyusun rantai (referensi kelas 20 ton)

Jumlah link / sisi
44–46 link
Pitch (jarak pin)
± 171.5 mm
Penyambung antar link
Track pin & bushing
Pijakan di atas link
Track shoe (dibaut)
  • Pin journal mengecil sehingga rantai memanjang dan sering kendur walau sudah disetel.
  • Bagian rail (jalur yang dilewati roller) menjadi tajam atau berundak.
  • Muncul bunyi berdecit atau gemeretak saat unit berjalan pelan.
  • Sprocket dan link tidak lagi mengait mulus, terasa lompatan saat travel.

Jangan tunda terlalu lama

Link yang sudah aus parah mempercepat keausan sprocket dan roller. Mengganti satu komponen saja sering kali tidak menyelesaikan masalah jika link sudah memanjang melewati batas.

Ganti Track Link (bare)

  • Hanya pelat link yang diganti.
  • Cocok bila shoe & pin masih layak.
  • Biaya awal lebih rendah.
Rekomendasi

Ganti Track Link Assy

  • Link sudah lengkap dengan pin & bushing terpasang.
  • Pemasangan lebih cepat di lapangan.
  • Cocok bila keausan sudah menyeluruh.

Pilihan ini sangat bergantung pada kondisi aktual undercarriage Anda. Jika ragu, ukur keausan pin dan rail terlebih dahulu sebelum memutuskan.

PT. Surya Maju Cemerlang (PT SMC) menyediakan track link OEM dan aftermarket untuk berbagai model excavator dan kirim ke seluruh Indonesia. Kirim part number atau model unit Anda lewat WhatsApp, dan tim teknis kami akan bantu cocokkan pitch serta jumlah link yang tepat.

RFQ cepat

Mau cek stok atau harga Track Link?

Kirim part number atau model unit Anda. Kami balas dengan stok, harga, dan estimasi pengiriman.

Chat WhatsApp

FAQ

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Track link berfungsi sebagai rantai penghubung yang mengubah putaran sprocket menjadi gerak maju-mundur unit, sekaligus menjadi dudukan track shoe sebagai pijakan ke tanah.

Produk yang dibahas

Komponen terkait

Halaman terkait